24/01/10

Belatung's Attack


Belatung Ganas. Seorang anak SD kelas 6 di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Ummi Darmiati, menderita penyakit limfadenitis Tb atau TBC kelenjar sehingga disekujur tubuhnya keluar belatung. Ummi terkadang pingsan menahan rasa sakit ketika belatung-belatung ganas tersebut mulai menggigiti tubuhnya. Sakit ini sudah dideritanya sejak 2 tahun yang lalu.

Karena alasan biaya, hingga kini keluarga enggan membawa Ummi ke RS di Makassar yang mempunyai fasilitas lebih lengkap dan hanya ditangani oleh dokter dari RSUD Mamuju. Menurut Direktur RSUD Mamuju, dokter Titin Hayanti menyebutkan sejak ditangani dokter dengan fasilitas seadanya, luka korban mulai tampak mengering. Hanya saja, belatung masih ditemukan. Luka Ummi yang menahun dan tak mendapatkan penanganan medis menjadi tempat penyebaran telur lalat hingga menjadi belatung ganas.
Secara medis, limfadenitis adalah peradangan pada satu atau beberapa kelenjar getah bening. Sementara limfadenitis Tb atau TBC kelenjar getah bening termasuk penyakit TBC di luar paru (Tb extra-paru). Penyakit ini disebabkan mikobakterium tuberkolosis.
Dari berbagai penelitian, nampaknya penyakit limfedenitis Tb mungkin bermula dari kebiasaan menyantap susu segar tanpa dimasak lebih dulu, atau mengonsumsi sayuran mentah (lalap). Karena penyebaran bakteri ini dapat berasal dari tanah, air, tumbuhan dan juga pada telur (cangkangnya). Untuk mengurangi penyebaran limfadenitis Tb dianjurkan untuk mengkonsumsi sayur dan buah yang memiliki daya perlindungan dan pengurangan yang tinggi terhadap masalah kelenjar getah bening yaitu bawang putih, buncis, wortel, jagung, sayuran berdaun gelap dan buah jeruk.

Setelah sepekan lebih berada di bangsal Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju, Ummi Darmiati mulai mendapat simpati publik. Sejumlah anggota Komisi IV bersama Sekretaris Dewan DPRD Sulbar melihat langsung kondisi kesehatan dan tindakan medis terhadap pasien tak mampu ini. Direncanakan DPRD Sulbar akan memungut sumbangan sebesar Rp 500 ribu kepada setiap anggota DPRD untuk membantu penyembuhan Ummi. Termasuk pula simpati dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebagai bentuk keprihatinannya, Presiden memerintahkan Departemen Kesehatan untuk merawat bocah dari keluarga tak mampu itu sebaik-baiknya. SBY telah berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan dan Kepala Dinas Kesehatan Mamuju, keduanya diminta memberikan pengobatan dan perawatan maksimal hingga sembuh.
Ingin melihat berita ini dalam versi video silahkan klik http://www.youtube.com/watch?v=nU6Gt5hmFX4

0 komentar:

Posting Komentar